Blog
Tips & panduan untuk PT Perorangan
Artikel praktis seputar akuntansi, pajak PT Perorangan (PPh Final 0,5% & PPh Badan (Pasal 17/31E)), invoice, dan kepatuhan pajak — ditulis untuk pemilik usaha, bukan akuntan.
35 artikel ditemukan
Double-Entry untuk Pemula: Pembukuan yang Seimbang
Double-entry memastikan pembukuan selalu seimbang. Pahami konsep debit-kredit dengan contoh sederhana usaha jasa, tanpa istilah rumit.
Uang DP Klien Bukan Omzet: Cara Catat yang Benar
Salah mencatat DP sebagai omzet bikin Anda kelebihan bayar PPh Final. Pelajari cara mencatat uang muka klien dengan benar sebagai pendapatan diterima di muka.
Cara Hitung HPP & Laba Kotor Usaha Jasa/Digital
Usaha jasa juga punya HPP: biaya langsung menyelesaikan proyek seperti server dan subkontraktor. Pelajari cara menghitung HPP dan laba kotor dengan benar.
Bayar Freelancer dari PT: PPh 23 & Bukti Potong
Saat PT membayar freelancer, ada kewajiban memotong pajak. Pelajari beda PPh 23 (untuk badan) dan PPh 21 (untuk orang pribadi) serta bukti potongnya.
Cara Hitung PPh 21 Karyawan Tarif TER 2026
Sejak 2024, PPh 21 bulanan dihitung pakai Tarif Efektif Rata-rata (TER). Pelajari kategori TER, rumus, dan contoh perhitungan gaji karyawan.
Software Akuntansi UMKM: Cara Memilih yang Tepat
Software akuntansi UMKM yang tepat harus murah, mudah, dan paham pajak Indonesia. Simak 6 kriteria memilih agar tidak salah beli.
Aplikasi Pembukuan Usaha Kecil: Panduan 2026
Aplikasi pembukuan usaha kecil menggantikan catatan manual yang rawan salah. Pelajari fitur penting dan langkah mulai memakainya untuk usaha Anda.
Cara Membuat Catatan Keuangan Usaha (+Template)
Catatan keuangan usaha adalah dasar dari semua laporan. Pelajari format kolomnya, contoh pengisian harian, dan cara agar tidak berantakan saat dipakai lapor pajak.
Aplikasi Akuntansi Perusahaan Jasa: 7 Fitur Wajib
Perusahaan jasa butuh aplikasi akuntansi yang paham invoice, uang muka, dan PPh Final. Simak 7 fitur wajib yang membedakan dari aplikasi dagang biasa.